Breaking News

REGIONAL 20 Pasien Terkonfirmasi Positif Covid-19, Ende Catat Jumlah Terbanyak 12 Sep 2020 19:39

Article image
Data penyebaran Covid-19 Kabupaten Ende. (Foto: Dok. Satgas Covid-19 Ende)
Dokter Muna Fatma menyebutkan bahwa jumlah pasien yang terpapar positif covid-19 berjumlah 20 orang; 18 pasien menjalani isolasi mandiri, sedangkan 2 pasien menjalani isolasi di RSUD Ende.

ENDE, IndonesiaSatu.co-- Kabupaten Ende, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) kembali ke zona merah terkait kasus penyebaran pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Hal itu usai Satgas Covid-19 Kabupaten Ende merilis penambahan 20 pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Dalam rekapan yang diterima wartawan pada Sabtu (12/9/2020), juru bicara Pemerintah untuk penanganan Covid-19 Kabupaten Ende, dr. Muna Fatma menyebutkan bahwa jumlah pasien yang terpapar positif covid-19 berjumlah 20 orang; 18 pasien menjalani isolasi mandiri, sedangkan 2 pasien menjalani isolasi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ende.

Data Penyebaran

Dari data peta penyebaran Covid-19 Kabupate Ende, sebanyak 19 pasien positif terdapat di Kecamatan Ende Utara, yang merupakan pelaku perjalanan dari Denpasar, Bali.

Sementara 1 pasien positif dari Kecamatan Nangapanda merupakan klaster transmisi lokal.

Dokter Fatma yang juga Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Ende ini menerangkan bahwa sebanyak 83 orang yang memiliki kontak erat dengan pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19, sudah diambil sampel dan sudah dikirim ke Laboratorium Swab untuk mendapatkan hasil.

Sedangkan data terkait Orang Tanpa Gejala (OTG) terbanyak di wilayah Kecamatan Ende Utara yakni 47 orang, Kecamatan Ende Tengah 25 orang, 6 orang di Kecamatan Ende Selatan, Kecamatan Nangapanda dan 1 orang dan Kecamatan Ndona 1 orang.

Dengan tambahan kasus positif dan kembali ke zona merah, pemerintah menghimbau agar segenap masyarakat Kabupaten Ende tetap waspada dan selalu mematuhi protokol kesehatan; seperti menggunakan masker, rutin mencuci tangan, menggunakan hand sanitizer, serta menjaga jarak dan kerumunan.

--- Guche Montero

Komentar