Breaking News
  • BI: penurunan suku bunga mendorong intermediasi perbankan
  • BI: penurunan suku bunga sudah perhitungkan FFR
  • Perusahaan China bidik sejumlah proyek infrastruktur di Indonesia
  • Petambak Lombok berpenghasilan Rp20 juta per bulan
  • Tiga BUMN kembangkan pelabuhan dukung Tol Laut

INVESTASI Ajak Masyarakat Berivestasi, BRI Launching “Desa Nabung Saham” 24 Aug 2017 10:27

Article image
Peluncuran program Desa Nabung Saham dari BRI. (Foto: Ist)
Program Desa Nabung Saham ini bertujuan untuk meningkatkan jumlah investor aktif, mengembangkan layanan tabungan dan Rekening Dana Nasabah (RDN) untuk Pasar Modal melalui sistem perbankan yang dimiliki oleh Bank BRI.

JAKARTA, IndonesiaSatu.co -- Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Pasar Modal Indonesia yang ke-40, Bank BRI bersama dengan Bursa Efek Indonesia (BEI) dan Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) menandatangani Nota Kesepahaman Program Desa Nabung Saham yang diselenggarakan di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jumat 11 Agustus 2017.

Acara tersebut dihadiri oleh Direktur Utama Bank BRI Suprajarto, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia Tito Sulistio, Direktur Utama Kustodian Sentral Efek Indonesia Friderica Widyasari Dewi, Direktur Institution Bank BRI Sis Apik Wijayanto dan Senior Executive Vice President Bank BRI Hexana Tri Sasongko.

Program Desa Nabung Saham ini bertujuan untuk meningkatkan jumlah investor aktif, mengembangkan layanan tabungan dan Rekening Dana Nasabah (RDN) untuk Pasar Modal melalui sistem perbankan yang dimiliki oleh Bank BRI serta mengintegrasikan infrastruktur pasar modal dan perbankan untuk kemudahan akses masyarakat berinvestasi melalui sistem yang dimiliki oleh KSEI.

Selain itu, program ini  berusaha mengedukasi (literasi) masyarakat mengenai produk – produk turunan yang ada di pasar uang sekaligus memperkuat penetrasi inklusi keuangan masyarakat pedesaan untuk melek investasi.

“Ini salah satu langkah strategis Bank BRI untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan, khususnya pasar modal, di pedesaan melalui unit-unit kerja Bank BRI yang tersebar di seluruh Indonesia, “ tutur Hari Siaga Amijarso  Corporate Secretary Bank BRI.

Hingga akhir triwulan II tahun 2017, Bank BRI memliki lebih dari 54 juta rekening simpanan mikro, dengan total simpanan lebih dari Rp. 217 triliun.  Hal ini, merupakan potensi yang luar biasa untuk dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh Bank BRI meningkatkan keikutsertaan masyarakat desa dalam menabung saham.

Selain itu, Bank BRI memiliki 467 Kantor Cabang, 609 Kantor Cabang Pembantu, 989 Kantor Kas, 5.380 BRI Unit, dan 2,553 Teras BRI yang terhubung secara real time online. 

“BRI optimis akan mampu memberikan layanan pendukung dunia pasar modal yang optimal, sehingga diharapkan dapat menjangkau masyarakat Indonesia secara lebih banyak dan lebih luas untuk berinvestasi di Pasar Modal, khususnya dukungan dalam hal penyediaan fasilitas pembukaan Rekening Dana Nasabah (RDN) bagi masyarakat yang akan berinvestasi di pasar modal serta pemanfaatan layanan produk dan jasa perbankan lainnya, “ ujar Hari Siaga.

Ada pun program dan kegiatan yang akan dilaksanakan pasca-penandatangan nota kesepahaman ini antara lain melakukan mengadakan audiensi kepada pejabat dan aparat desa atau kecamatan terkait, forum calon investor yang digelar secara marathon dengan melibatkan aparat desa serta melaksanakan workshop dan forum investor.

--- Sandy Romualdus

Komentar