Breaking News

INFRASTRUKTUR Anggota DPRD Nagekeo Soroti Kondisi Ruas Jalan Provinsi 05 Jun 2020 09:25

Article image
Anggota DPRD Nagekeo, Herman Pasyarany Gani saat meninjau salah satu ruas jalan Provinsi di Desa Aeramo, Nagekeo. (Foto: Dus Cici)
"Jika tidak segera ditanggapi, maka hal ini akan berdampak buruk terhadap potensi kecelakan lalu lintas dan menghambat para pengguna jalan," sorot Herman.

NAGEKEO, IndonesiaSatu.co-- "Kondisi ruas jalan Provinsi yang sangat memprihatinkan, tepatnya di wilayah Desa Aeramo (oki rate ata) menuju Kecamatan Wolowae, Kabupaten Nagekeo. Jika tidak segera ditanggapi, maka hal ini akan berdampak buruk terhadap potensi kecelakan lalu lintas dan menghambat para pengguna jalan."

Demikian sorotan itu disampaikan Anggota DPRD Nagekeo, Herman Pasyarany Gani di sela-sela kegiatan Rapat Kerja DPD Partai Perindo di Desa Kalilambo, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo, Kamis (4/6/20).

Herman menerangkan bahwa kondisi kerusakan ruas jalan Provinsi yang terletak di Desa Aeramo tersebut, kedalamannya bisa mencapai setengah meter. Hal itu diperparah dengan arus lalu lintas kendaraan roda enam berukuran besar (ekspedisi dan dumtruck material, red) yang melintasi jalur tersebut.

"Pada musim tertentu, aktivitas pengguna jalan lumpurlh total dan tidak ada ruas jalan alternatif. Ini sanggat mengganggu dan menghambat moda transportasi dan aktivitas ekonomi masyarakat menuju ibu kota Kabupaten dan sebaliknya," ungkap Politisi Partai Perindo ini.

Pimpinan Badan Pembuat Peraturan Daerah (Bamperda) DPRD Kabupaten Nagekeo ini mengatakan bahwa pada dasarnya publik sudah mengetahui bahwa jalur Panti Utara (Pantura) merupakan jalur Propinsi, sehingga perhatian dan kewenang terhadap persoalan infrastruktur jalan tersebut, sepenuhnya menjadi tanggung jawab pemerintah Provinsi NTT.

"Meski menjadi kewenangan dan tanggung jawab Pemprov NTT, namun saya berharap perhatian pemerintah daerah melalui Dinas PUPR Kabupaten Nagekeo agar dapat mencari solusi terbaik guna menanggapi kondisi tersebut. Ini tentu untuk kebaikan bersama dalam mendukung aktivitas ekonomi masyarakat dan memperlancar arus transportasi," harap Herman.

Survey Teknis

Sementara Kepala Dinas PUPR Kabupaten Nagekeo, Bernadinus Fansiena, saat ditemui media ini di ruang kerjanya, mengatakan bahwa pihaknya bersama Kepala Bina Marga, akan segera melakukan survei teknis.

"Jika kondisi kerusakannya tidak terlalu parah, pasti kami akan antisipasi secepat mungkin untuk menghindari terjadinya kecelakaan. Dan memang konstruksi jalan ini hotmix, tetapi yang kami akan antisipasi masih bersifat darurat," kata Bernadinus.

Ia berkomitmen, pihaknya juga akan berkoordinasi dengan Pemprov NTT, dalam hal ini Dinas PUPR Propinsi.

"Tentu kondisi ini akan disampaikan ke Dinas PUPR Provinsi sehingga ada lanjutan untuk dihotmix," tandas Bernadinus.



Penulis: Dus Cici/Kontributor Nagekeo

Editor: Guche Montero

Komentar