Breaking News
  • BI: penurunan suku bunga mendorong intermediasi perbankan
  • BI: penurunan suku bunga sudah perhitungkan FFR
  • Perusahaan China bidik sejumlah proyek infrastruktur di Indonesia
  • Petambak Lombok berpenghasilan Rp20 juta per bulan
  • Tiga BUMN kembangkan pelabuhan dukung Tol Laut

TRANSPORTASI Arus Balik Lebaran, Pasokan BBM, LPG dan Listrik Masih Aman 28 Jun 2017 09:02

Article image
Pasokan BBM, elpiji dan listri masih aman. (Foto: Setkab.go.id)
Hingga saat ini, Kementerian ESDM terus melakukan pemantauan. Petugas Posko Nasional ESDM maupun tim di lapangan selalu bergantian melakukan monitoring.

JAKARTA, IndonesiaSatu.co -- Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyatakan pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM), LPG, dan listrik hingga 1 hari usai Lebaran (26/6) dalam kondisi aman.

Hingga saat ini, Kementerian ESDM terus melakukan pemantauan. Petugas Posko Nasional ESDM maupun tim di lapangan selalu bergantian melakukan monitoring

“Secara umum, untuk sektor minyak dan gas bumi baik penyediaan stok BBM dan LPG sampai distribusi aman selama arus balik. Ketenagalistrikan juga sama, penyediaan tenaga listrik nasional aman. Sementara untuk kebencanaan geologi, petugas melakukan monitoring terus-menerus untuk gunung dengan level IV (AWAS). Peringatan terhadap warga/pengunjung, terutama untuk gunung-gunung yang padat wisatawan juga terus kami sampaikan,” ujar Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik dan Kerjasama, Kementerian ESDM, Sujatmiko, melalui siaran pers, Selasa (27/6/2017).

Sujatmiko mengatakan, secara umum kondisi stok BBM dan LPG dalam keadaan cukup dan penyaluran BBM nasional berjalan lancar. Seluruh stok jenis BBM, baik Premium, Solar, Pertalite, Kerosene, Pertamax, Pertamax Turbo, Pertamina Dex, LPG, hingga Avtur stok rata-rata di atas 20 hari.

“Biasanya usai silaturahmi, tempat-tempat wisata akan ramai dikunjungi. Kami fokus di titik-titik tersebut dan kondisi pasokan dalam kondisi aman. Demikian juga pasokan untuk arus balik, kami amankan,” jelas Sujatmiko.

Di samping itu, realisasi pendistribusian BBM dari H-16 hingga hari H+1, terdapat kenaikan yang signifikan, yaitu pada H-9 dengan kenaikan sebesar 64% dibandingkan dengan realisasi pendistribusian BBM tahun 2016 pada periode yang sama. Sedangkan pada Realisasi Pendistribusian BBM Tahun 2017 hari ke-17 (H+1), terdapat penurunan sebesar 4 % dibanding tahun sebelumnya.

Pada subsektor ketenagalistrikan, secara nasional beban puncak siang sebagian besar dalam kondisi normal. Sistem kelistrikan wilayah kondisi normal sebanyak 21 daerah (cadangan cukup) dan 2 daerah dalam kondisi siaga (cadangan lebih kecil dari pembangkit terbesar) yaitu: Sorong + Papua Isolated dan Jayapura. Secara keseluruhan total pasokan nasional sebesar 23.605,75 MW dengan beban puncak sebesar 18.007,41 MW sehingga cadangan operasi sebesar 5.377,51 MW.

“Hingga H+1 Lebaran Idul Fitri 1438 H ini, secara umum pasokan energi aman. Kini kami siapkan keamanan pasokan energi untuk periode arus balik lebaran agar masyarakat yang tengah bersilaturahmi dengan sanak saudara dan hendak kembali ke tempat tinggal masing-masing senantiasa dapat beraktivitas dengan lancar dan aman,” jelas Sujatmiko.

 

Antisipasi Bencana

Terkait kebencanaan geologi, Sujatmiko menjelaskan bahwa monitoring dilakukan secara terus-menerus terhadap Gunung Sinabung dengan tingkat aktivitas level IV (Awas). Terjadi 2 kali erupsi yaitu pada 26 juni 2017 dari pukul 12.00 – 18.00 WIB.

Masyarakat dan pengunjung/wisatawan dihimbau untuk tidak melakukan aktivitas dalam radius 3 km dari puncak, jarak 7 km untuk sektor selatan-tenggara, jarak 6 km untuk sektor tenggara-timur, serta jarak 4 km untuk sektor utara-timur Gunung Sinabung.

Masyarakat yang berada dan bermukim di dekat sungai juga diminta tetap waspada terhadap potensi bahaya lahar.

Sementara untuk kegempaan, berdasarkan laporan dari BMKG, telah terjadi gempa bumi dengan magnitude 5 Skala Richter (SR) pada tanggal 26 Juni 2017 pukul 20:12:54 WIB, lokasi 9.75 LS, 124,62 BT (22 Km timurlaut Timor Tengah Selatan NTT), kedalaman 10 Km.

--- Very Herdiman

Komentar