Breaking News

AGAMA Bangun Iman Umat, Bupati Landak Dukung Kegiatan KKR 29 Aug 2019 17:43

Article image
Bupati Kabupaten Landak, Kalimantan Barat (Kalbar), dr. Karolin Margret Natasa saat menghadiri acara KKR. (Foto: Dok. Pemkab Landak)
Bupati Karolin juga berharap agar melalui KKR ini, masyarakat Kabupaten Landak dapat memliki iman yang kuat serta harapan baru.

LANDAK, IndonesiaSatu.co-- Bupati Kabupaten Landak, Kalimantan Barat (Kalbar), dr. Karolin Margret Natasa mengatakan pemerintah Kabupaten Landak mendukung sepenuhnya kegiatan Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) guna pembinaan iman umat (masyarakat).

Hal ini disampaikan langsung oleh Bupati Landak saat menghadiri acara KKR dengan tema "Pesta Muzijat Kesembuhan" yang diselenggarakan di Lapangan Bardan, Ngabang, Kamis (28/8/19) malam.

Dilansir dari laman resmi Pemerintah Kabupaten Landak, acara tersebut diselenggarakan oleh Persatuan Wanita Kristen Indonesia (PWKI) Kabupaten Landak dan Yayasan Mercusuar Terang Bagi Bangsa.

"Saya sebagai pemerintah Kabupaten Landak, mendukung sepenuhnya para panitia dan pembicara yang telah hadir bersama-sama masyarakat Landak pada KKR ini guna membangun iman masyarakat Kabupaten Landak. Mudah-mudahan acara KKR ini dapat berjalan dengan lancar sampai kegiatan penutupan," dukung Karolin.

Bupati Karolin juga berharap agar melalui KKR ini, masyarakat Kabupaten Landak dapat memliki iman yang kuat serta harapan baru.

"Saya berharap umat Kristiani dapat memanfaatkan kegiatan ini dengan sebaik-baiknya. Karena kegiatan ini sangat langka. Semoga dengan acara KKR ini, para umat (masyarakat) diberikan kekuatan iman, ketabahan, semangat baru serta harapan baru. Dan yang terpenting, selalu hidup berdampingan dengan umat beragama lain dalam bingkai Bhineka Tunggal Ika. Kita juga berdoa bagi bangsa Indonesia agar terus bersatu dan selalu diberikan kekuatan, menjunjung semangat persatuan dan kesatuan, tolerasbllnsi sebagai modal kita dalam membangun Indonesia yang kita cintai ini," ajak Karolin.

Pada kesempatan yang sama, Alumni PMKRI ini juga menghimbau agar masyarakat lebih bijak dalam bermedia sosial dengan menghidari dan tidak menyebarkan berita bohong (hoax) serta isu-isu yang bernuansa Suku, Agama, Ras, dan Antar golongan (SARA).

"Saya minta agar masyarakat dan terutama pegiat media sosial (medsos) agar lebih bijak dalam bermedia sosial. Jangan mudah percaya atau terpancing dengan beredarnya berita hoax atau kabar-kabar yang belum tentu kebenarannya. Oleh karena itu, marilah kita selalu hidup rukun dalam menjaga persatuan dan kesatuan Indonesia," pungkas Karolin.

--- Guche Montero

Komentar