Breaking News

KEUANGAN Bank Mandiri Luncurkan Kartu Kredit Prioritas 08 Aug 2019 09:54

Article image
Peluncuran Kartu Kredit Prioritas Bank Mandiri. (Foto: ist)
Dengan Kartu Kredit prioritas ini, nasabah dapat menikmati layanan priority travel experience yang memberikan kemudahan dalam mengelola bisnis dan investasi selagi travelling dengan akses airport lounge dan complimentary wifi di seluruh dunia.

JAKARTA, IndonesiaSatu.co -- Bank Mandiri meluncurkan kartu kredit prioritas terbaru bagi nasabah high net worth individuals (HNWI). Dengan kartu kredit ini, nasabah prioritas Bank Mandiri dapat menikmati berbagai privileges sesuai dengan citra dan lifestyle-nya di seluruh dunia. Layanan priority travel experience memberikan kemudahan dalam mengelola bisnis dan investasi selagi travelling dengan akses airport lounge dan complimentary wifi di seluruh dunia.

Direktur Retail Banking Bank Mandiri Donsuwan Simatupang mengatakan untuk kenyamanan bertransaksi, Mandiri Kartu Kredit Prioritas juga menyediakan priority shopping experience dengan exclusive preview dari berbagai brand ternama serta 6x fiestapoin setiap bertransaksi di luar negeri. Selain itu tersedia pula akses ke lapangan golf dan pengalaman dining di berbagai restoran ternama dunia serta layanan concierge dalam priority leisure experience.

"Bahkan pemilik kartu kredit ini mendapatkan welcome bonus setelah melakukan transaksi pertama sebesar Rp1,5 juta untuk pembelian gadget dan fashion terkini. Ini adalah salah satu fitur eksklusif dari kartu kredit terbaru ini," kata Donsuwan di Jakarta (8/8).

Melalui kartu kredit prioritas ini, tambah Donsuwan, pihaknya menargetkan dapat menambah pertumbuhan sales volume kartu kredit di atas 15 persen hingga akhir tahun ini dengan rasio pinjaman bermasalah yang relatif rendah di kisaran 2 persen-2,2 persen.

Direktur Bisnis dan Jaringan Bank Mandiri Hery Gunardi menjelaskan, bisnis kartu kredit saat ini menjadi salah satu mesin motor penggerak utama segmen konsumer yang diandalkan menjadi sumber pendapatan perseroan. Hal ini terlihat dari nilai pembiayaan dari bisnis kartu kredit yang mencapai Rp12,4 triliun pada akhir Juni 2019 lalu, meningkat 18 persen dari tahun sebelumnya. Nilai tersebut setara dengan 14 persen dari total kredit segmen konsumer yang disalurkan sebesar Rp87,3 Triliun.

"Meski persaingan semakin ketat, potensi bisnis kartu kredit ini masih cukup besar karena pola belanja konsumen di Indonesia semakin merujuk pada prinsip kepraktisan, yang menjauhi pola belanja konvensional secara tunai. Apalagi, kesadaran masyarakat akan manfaat kartu kredit juga semakin baik,"tutup Heri.

--- Sandy Romualdus

Tags:
bank mandiri

Komentar