Breaking News

NASIONAL Bertemu Wakil Dubes AS, Menkominfo Bahas Akselerasi Transformasi Digital 06 Sep 2020 08:50

Article image
Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Johnny G. Plate bersama Wakil Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia, Heather Variava. (Foto: Dok. Kemenkominfo)
"Kami berharap rencana kerja sama tersebut akan terealisasi dalam waktu dekat," harap Variava.

JAKARTA, IndonesiaSatu.co-- Pemerintah Republik Indonesia bersama Pemerintah Amerika Serikat membahas beberapa peluang kerjasama, di antaranya dalam bidang infrastruktur telekomunikasi, talenta digital, dan pelindungan data pribadi.

Pembahasan rencana kerja sama tersebut dilakukan dalam pertemuan persahabatan antara Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Johnny G. Plate bersama Wakil Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia, Heather Variava.

"Tadi pertemuan persahabatan yang luar biasa antara Indonesia dan Amerika Serikat. Indonesia tentu mengetahui keunggulan dan kelebihan Amerika dan sebaliknya Amerika juga melihat peluang-peluang apa yang ada di Indonesia, sehingga nanti dapat membangun kerja sama yang berdampak benefit untuk Indonesia dan Amerika," kata Menteri Johnny usai mengadakan pertemuan tersebut di Hotel Pullman, Jakarta, Jumat (28/08/20) dalam siaran Pers kemenkominfo melalui website www.kominfo.go.id

Menteri Johnny mengatakan bahwa perbincangan yang dilakukan perwakilan kedua negara mencakup transformasi digital dari aspek teknologi informasi dan komunikasi serta Sumber Daya Manusia (SDM).

"Pembahasan aspek teknologinya sampai ke SDM atau digital talent yang disediakan Kementerian Kominfo. Amerika memberikan dukungan itu," ujarnya.

Pemerintah Amerika Serikat, lanjut Politisi Nasdem itu, bersedia menyiapkan dukungan financing support kepada perusahaan Amerika untuk mengambil bagian di dalam pembangunan digital ekonomi dan digital broadcasting di Indonesia.

"Secara spesifik, Ibu Wakil Duta Besar menyampaikan komitmen dan keinginan keikutsertaan pemerintah dan perusahaan AS dalam pembiayaan; dari program-program pembangunan transformasi digital, termasuk di dalamnya ada digital broadcast, teknologi informasi, dan infrastruktur TIK," jelasnya.

Peluang Kerja Sama Infrastruktur TIK

Menteri Johnny menegaskan bahwa di tengah pandemi Covid-19, Pemerintah Indonesia secara serius melakukan kerja sama bilateral dengan negara-negara mitra dalam pengembangan dan pembangunan infrastruktur TIK di Indonesia.

"Saya perlu menyampaikan bahwa walaupun ada Covid-19, tetapi kerja sama bilateral Indonesia dengan banyak negara di tingkat internasional tetap berjalan. Covid-19 tidak menghambat relasi bisnis dan relasi hubungaan ekonomi yang dibangun, khususnya terkait dengan transformasi digital dan digital broadcasting," imbuhnya.

Menurut Menteri Johnny, hingga saat ini ada beberapa negara besar di dunia yang menyampaikan minat untuk menjalin kerja sama dengan Indonesia.

"Secara serius Ibu Wakil Duta Besar hari ini menyampaikan minat Amerika untuk mengambil bagian; ada juga pemerintah Perancis dan perusahaan Perancis, ada juga pemerintah Jepang dan perusahaan Jepang," sebutnya.

Meskipun demikian, Menteri Johnny menyatakan semua minat kerja sama tersebut nantinya akan dilakukan sesuai tahapan dan mekanisme yang ada di pemerintah Indonesia dan pemerintah negara mitra; seperti financing maupun teknologi dari perusahaan-perusahaan negara-negara yang bersangkutan.

"Banyak hal didiskusikan mulai dari hulu sampai hilir di transformasi digital. Kami mendiskusikan mulai dari legislasi atau payung hukum, mendiskusikan juga yang berkaitan dengan deployment infrastruktur TIK," bebernya.

Menurut Menteri Kominfo, dalam pertemuan tersebut juga diisi dengan diskusi mengenai digital talent untuk kebutuhan masyarakat Indonesia.

Tidak hanya pemenuhan digital talent di tingkat menengah tetapi juga gerakan nasional literasi digital di tingkat basis.

"Kita mendiskusikan juga bagaimana menjaga ruang digital yang lebih baik yang berhubungan dengan cyber security dan cyber crime. Pemahamannya sama, Amerika share values dan share experience yang Amerika miliki, kita juga share kondisi keterkinian di Indonesia," ungkapnya.

Menteri Johnny juga mengatakan bahwa kedua negara mempunyai semangat dan keinginan yang sama untuk membangun hubungan ekonomi yang lebih luas dan lebih besar.

Dukungan Pemerintah AS

Wakil Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia, Heather Variava mengatakan, pemerintah Amerika Serikat mengapresiasi pertemuan tersebut karena ada banyak kesempatan untuk perusahaan Amerika di Indonesia yang memberikan dukungan dalam pembangunan sektor ekonomi digital.

"Ada kesempatan antara pemerintah AS untuk kerja sama dengan perusahaan dan pemerintah Indonesia. Tapi juga ada kesempatan untuk mendukung pelatihan dan pendidikan terkait dengan human capital development yang menjadi prioritas Presiden Jokowi," katanya.

Menurut Heather Variava, sudah ada beberapa program pemerintah yang didukung pemerintah Amerika melalui Kedutaan Besar AS di Indonesia.

"Kami berharap rencana kerja sama tersebut akan terealisasi dalam waktu dekat," harapnya.

--- Guche Montero

Komentar