Breaking News

AKSI CSR CIMB Niaga Auto Finance Berdayakan 500 Petani di Serang 20 Oct 2019 18:12

Article image
Pemberian simbolis 50.000 bibit pohon sengon kepada 500 petani di Kabupaten Serang, Banten, Minggu (20/10/2019). (Foto: ist)
Raih Rekor MURI Penandatanganan MoU Penanaman Pohon Sengon kepada Petani Terbanyak dari 1 Kabupaten

SERANG, IndonesiaSatu.co -- Bertepatan dengan Hari Ulang Tahun-nya yang ke-38, PT CIMB Niaga Auto Finance (CNAF) melaksanakan program corporate social responsibility pemberdayaan ekonomi masyarakat dalam bentuk pemberian dan penanaman 50.000 bibit pohon sengon kepada 500 petani di Kabupaten Serang, Banten, Minggu (20/10/2019).

Presiden Direktur CNAF Ristiawan Suherman mengatakan, upaya ini merupakan wujud komitmen dan dukungan CNAF untuk meningkatkan perekonomian masyarakat. “Kami berharap para petani dapat menggunakan hasil budi daya pohon sengon untuk membantu perekonomian anggota kelompok tani,” kata Ristiawan.

Para petani yang telah memperoleh bibit pohon sengon tersebut, lanjut Ristiawan, dapat menanam, memelihara, dan mengelola hasil panen, dengan dibantu oleh para ketua kelompok tani serta Balai Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Banten yang akan melakukan kontrol dan evaluasi. “Dengan pemilihan bibit yang baik dan lokasi penanaman yang sesuai, para petani dapat membudidayakan pohon sengon ini untuk mendapatkan hasil panen yang optimal,” ungkapnya.

Dimulainya program pemberdayaan ekonomi masyarakat tersebut ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) tentang budi daya pohon sengon antara CNAF dengan 20 kelompok tani yang mewakili 500 anggota.

“Kami bersyukur inisiatif CNAF ini berhasil memecahkan rekor Museum Rekor Dunia-Indonesia (MURI) sebagai Penandatanganan MoU Penanaman Pohon Sengon kepada Petani Terbanyak dari 1 Kabupaten,” tambah Ristiawan.

Kegiatan penanaman bibit pohon tersebut turut dihadiri oleh jajaran Direksi CNAF, Pejabat Sementara Kepala Desa Bandulu Tamami Ulum dan para pejabat setempat lainnya serta lebih dari 500 CNAF Volunteer.

--- Sandy Romualdus

Komentar