Breaking News

INTERNASIONAL Jokowi Kecam Aksi Pengeboman di Sri Lanka 22 Apr 2019 18:47

Article image
Presiden RI Joko Widodo. (Foto: Ist)
Teror yang terjadi di tiga gereja dan tiga hotel di Kolombo, ibu kota Sri Lanka itu menewaskan sedikitnya 138 orang dan 400 orang terluka.

JAKARTA, IndonesiaSatu.co -- Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengecam keras aksi pengeboman yang terjadi di berbagai lokasi di Kolombo, Sri Lanka, Minggu (21/4/2019) sekitar pukul 09.00 waktu setempat.

“Indonesia mengecam keras serangan bom di beberapa tempat di Sri Lanka, hari ini. Atas nama seluruh rakyat Indonesia, saya juga menyampaikan duka cita yang mendalam kepada Pemerintah Sri Lanka dan seluruh keluarga korban. Semoga korban yang luka-luka dapat segera pulih,” tulis Presiden Jokowi melalui akun twitternya @jokowi, Minggu (21/4/2019) malam.

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI dalam siaran persnya menyampaikan, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Kolombo terus memantau perkembangan situasi dan telah berkoordinasi dengan otoritas keamanan, rumah sakit dan Perhimpunan WNI setempat.

“Hingga saat ini tidak ada informasi mengenai WNI yang menjadi korban dalam insiden tersebut,” tulis siaran pers Kemlu RI seraya menambahkan, terdapat sekitar 374 WNI di Sri Lanka, termasuk sekitar 140 orang di Kolombo, Ibu Kota Sri Lanka.

Sebagaimana diketahui, dunia dikejutkan lagi dengan aksi teror. Kali ini terjadi di Sri Lanka, Minggu (21/4/2019). Teror yang terjadi di tiga gereja dan tiga hotel di Kolombo, ibu kota Sri Lanka itu menewaskan sedikitnya 138 orang dan 400 orang terluka.

--- Redem Kono

Komentar