Breaking News

NASIONAL Kapolri: Kapolres yang Minta Proyek ke Pemda Menghambat Pembangunan 14 Nov 2019 21:56

Article image
Kapolri Jenderal Idham Azis berpose bersama Presiden Jokowi usai pelantikan. (Foto: viva.co.id)
"Kapolres itu kalau dia minta proyek, ini bagian masalah, bagian dari konspirasi," kata Kapolri Idham.

JAKARTA, IndonesiaSatu.co-- Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri), Jenderal Idham Azis menyebut banyak Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) yang meminta-minta proyek kepada pemerintah daerah (pemda).

Idham mengatakan para Kapolres itu menghambat proses pembangunan di daerah. Padahal, menurut Kapolri, kepolisian seharusnya ikut andil mengamankan pembangunan sesuai arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Saya minta para Kapolres tidak menjadi bagian dari permasalahan yang ada di daerah. Karena juga bukan rahasia umum, Kapolres itu kalau dia minta proyek, ini bagian masalah, bagian dari konspirasi," kata Idham di Rakornas Indonesia Maju di Sentul International Convention Center, Bogor, Rabu (13/11/19) seperti dilansir cnnindonesia.com.

Mantan Kapolda Metro Jaya itu memerintahkan bawahannya untuk berkomitmen mengamankan visi Presiden Jokowi. Ia mengatakan Kapolres harus menjadi rekan pemerintah daerah dalam proses pembangunan.

Dia bahkan menegaskan akan mencopot jajaran kepolisian yang menghalang-halangi upaya pemda melakukan pembangunan. Idham bahkan membuka diri jika ada kepala daerah yang melaporkan Kapolres korup.

"Kalau dia (Kapolres, red) begitu, silakan gubernur, walikota, silakan hubungi saya. Nanti saya carikan pemain cadangan. Yang paling penting menyongsong periode kedua Pak Presiden, mengamankan pembangunan sesuai track-nya," tutur Idham.

Idham pun mengatakan pihaknya tidak bisa sendirian menyukseskan pembangunan. Ia mengajak pemda dan TNI untuk sama-sama menjaga agenda pembangunan dari oknum aparat.

"Terutama masalah pencegahan, kita upayakan semaksimal mungkin kerja sama agar proses pencegahan tidak terjadi pemborosan terhadap anggaran dan bisa kita lakukan," komitnya.

--- Guche Montero

Komentar