Breaking News

PENDIDIKAN Kemenag Resmi Serahkan Izin Operasional SMA Katolik Freinademetz Ende 08 Oct 2019 08:23

Article image
Acara Penyerahan SK Ijin Operasional Sekolah Menengah Agama (SMA) Katolik Santo Yosef Freinademetz Mukusaki, Ende. (Foto: Laus M. Goti)
SMA Katolik Santo Yosef Freinademetz Mukusaki menjadi SMA Katolik ke-20 di NTT, sekaligus SMA Katolik ke-3 di Kabupaten Ende.

ENDE, IndonesiaSatu.co-- Kementerian Agama Republik Indonesia secara resmi memberikan Surat Keputusan Ijin Operasional Sekolah Menengah Agama (SMA) Katolik Santo Yosef Freinademetz Mukusaki, Kecamatan Wewaria, Kabupaten Ende.

Dilansir kupang.tribunnews.com, prosesi penyerahan SK Ijin Operasional tersebut dilakukan oleh Kepala Kanwil Kemenag Provinsi NTT, yang diwakili oleh Kepala Bidang Pendidikan Katolik, Frasiskus Xaverius Adi, kepada Ketua Yayasan Persekolahan Santo Petrus Ende, RD. Fransiskus S. Betu, bertempat di Gereja Paroki Kristus Raja Mukusaki, Kecamatan Wewaria, Sabtu  (5/10/19).

Dalam sambutannya, Frans X. Adi menyampaikan profisiat dan penghargaan kepada masyarakat Katolik di Mukusaki yang telah berjuang menghadirkan lembaga pendidikan umum tersebut.

"Kementerian Agama memberikan apresiasi dengan merespon kebutuhan dan harapan masyarakat akan pendidikan Katolik yang bermutu," kata mantan Kasubbag Ortala dan Kepegawaian Kanwil Kemenag Provinsi NTT ini.

Diterangkan bahwa SMA Katolik Santo Yosef Freinademetz Mukusaki menjadi SMA Katolik ke-20 di NTT, sekaligus SMA Katolik ke-3 di Kabupaten Ende.

Seperti diketahui, SMA Katolik sebagaimana amanat regulasi adalah lembaga pendidikan Katolik yang menjalankan pendidikan berasrama sebagai salah satu kekhasannya.

Dalam prosesi penyambutan, umat Katolik Mukusaki tampak antusias dengan iringan tarian khas Lio Utara, lengkap dengan busana khas daerah Ende-Lio serta musik daerah gong-gendang.

Seluruh seremoni penyerahan SK Ijin Operasional tersebut dilakukan di dalam gereja Mukusaki dalam perayaan ekaristi kudus sebagai puncak dan sumber hidup umat Katolik.

Ketua Yayasan Persekolahan Santo Petrus Ende, RD. Fransiskus S. Betu berharap agar SMA Katolik St. Yosef Freinademetz Mukusaki dapat dipercepat proses penegeriannya.

"Yayasan Keuskupan memayungi SMA Katolik St. Yosef Freinademetz Mukusaki hingga penegerian sekolah ini. Jika dapat dibuat selekas dan sesegera mungkin, mengapa tidak? Demikian juga dengan SMAK St. Theresia Mukureku di kecamatan Lepembusu Kelisoke (Lepkes). Mohon dipercepat proses penegeriannya," kata Pastor Frans Betu.

Pada kesempatan ramah tamah, Kepala SMA Katolik St. Yosef Freinademetz Mukusaki, Efraim B. Ngaga, juga menguatkan harapan Ketua Yayasan.

"Masyarakat telah menghibahkan tanah untuk lembaga ini dan untuk terjaminnya operasional sekolah. Kami berharap agar SMA Katolik Mukusaki ini diproses menjadi SMAK Negeri Mukusaki, sesuai regulasi yang berlaku," kata Efraim.

Acara penyerahan SK tersebut juga ditandai juga dengan pembukaan selubung papan nama sekolah serta penyerahan cinderamata dari Bidang Pendidikan Katolik NTT bagi siswa- siswi SMAK Mukusaki berupa bola volley dan net.

Hadir dalam acara ini, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Ende, Wilhelmus Y. Ndoa, Kepala Seksi Pendidikan Keagamaan Katolik Kanwil Kemenag Provinsi NTT, Romanus Kerikit, Kepala Seksi Sistem Informasi Pendidikan Katolik Kanwil Kemenag Provinsi NTT, John B. Seja, Kepala Subbagian Tata Usaha Kankemenag Ende, Herman Tambuk, dan Kepala Seksi Pendidikan Katolik Kankemenag Ende, Agnelus Jaya.

--- Guche Montero

Komentar