Breaking News
  • Divestai Tuntas, Freeport Ganti Status Menjadi IUPK
  • IHSG menguat menyusul akumulasi beli investor asing
  • Jawa Barat diantisipasi dalam Pemilu 2019 karena miliki pemilih paling banyak
  • Libur Natal 2018, 71 Outlet BNI Tetap Beroperasi
  • Menperin: industri tak terdampak tsunami Selat Sunda

POLITIK Ketum SOKSI Ali Wongso Sinaga: Jokowi Adalah Anugerah Bagi Indonesia 08 Jan 2019 12:22

Article image
Rapat Pleno Dewan Pimpinan Daerah (Depidar) SOKSI Wilayah VIII DKI Jakarta, di Jakarta (7/1/2019). (Foto: Simon Leya)
Menurut Ali Wongso, Indonesia butuh pemimpin yang jujur dan bersih. Ibarat orang yang ingin membersihkan lantai, maka sapu yang digunakan harus bersih.

JAKARTA, IndonesiaSatu.co -- Ketua Umum Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI) Ali Wongso Sinaga mengatakan, terpilihnya Joko Widodo (Jokowi) menjadi presiden pada 2014 lalu adalah sebuah anugerah bagi Indonesia. Karena itu, Ali Wongso mengingatkan agar rakyat Indonesia tidak menyia-nyiakan moment pemilihan presiden (pilpres) dan pemilihan legislatif (pileg) yang akan diadakan pada April 2019.

“Jangan sampai kita menyia-nyiakan pemilu serentak. Keberadaan Jokowi sebagai capres adalah anugerah bagi Bangsa Indonesia. Siapa presiden sehebat Jokowi? Kehebatan Jokowi adalah dia jujur dan bersih,” tegas Ali Wongso ketika berbicara di hadapan para kader SOKSI yang menghadiri Rapat Pleno Dewan Pimpinan Daerah (Depidar) Wilayah VIII DKI Jakarta, di Jakarta (7/1/2019).

Menurut Ali Wongso, Indonesia butuh pemimpin yang jujur dan bersih. Ibarat orang yang ingin membersihkan lantai, maka sapu yang digunakan harus bersih.

Pada kesempatan tersebut, Ali Wongso kembali mengisahkan ramalan pendiri SOKSI, Mayjen (Purn) Suhardiman tentang Jokowi. Suhardiman sudah meramalkan bahwa Jokowi akan menjadi presiden.

“Ketika Jokowi baru dilantik menjadi Gubernur DKI Jakarta pada 14 Mei 2014,  saya dipanggil beliau (Suhardiman) ke kediamannya. Beliau katakan,  ‘Ali Wongso, saya minta supaya SOKSI dukung Jokowi. Jokowi akan jadi presiden’,” kata Ali Wongso mengulangi kata-kata Suhardiman.

Ali Wongso saat ini merupakan Caleg DPR RI Partai Golkar nomor urut 5 Dapil Sumatera Utara-3 (Pematang Siantar, Simalungun, Dairi, Karo, Asahan, Batubara, Tanjung Balai, Binjai, Langkat, Pakpak Bharat).

Sementara itu, Ketua Depidar SOKSI Wilayah VIII DKI Jakarta, Erwin Ricardo Silalahi, saat membuka Rapat Pleno mengatakan, seluruh kader dan anggota SOKSI di lingkup wilayah kepemimpinan Depidar Wilayah VIII DKI Jakarta, bertekad dan berikhtiar untuk memenangkan Partai GOLKAR  dalam Pemilu Legislatif 2019 sekaligus memenangkan Jokowi-Ma’ruf Amin dalam Pilpres 2019.

“Memenangkan Partai Golkar dan pasangan Jokowi-Ma’ruf bukan sekadar merupakan sikap politik SOKSI, melainkan lebih dari itu merupakan pilihan sikap ideologis organisasi,” tegas Erwin yang adalah Caleg DPR RI Partai Golkar nomor urut 2 dari Daerah Pemilihan Jakarta-1 (Jakarta Timur).

Turut hadir dalam pembukaan rapat pleno tersebut, jajaran Ketua Depinas SOKSI hasil Musyawarah Nasional X Tahun 2017, di antaranya Viktus Murin yang juga Wakil Sekjen DPP Partai Golkar/Sekretaris Badan Kajian Strategis Intelijen (Bakastratel) DPP Partai Golkar, dan Ketua Bidang Organisasi Depinas, Anshari Wiria. 

 

Revitalisasi kepengurusan

Kegiatan rapat pleno yang dihadiri seluruh utusan Dewan Pimpinan Cabang (Depicab) dari seluruh wilayah DKI Jakarta (Pusat, Selatan, Barat, Utara, Timur, dan Kepulauan Seribu), beragendakan revitalisasi kepengurusan Depidar dan konsolidasi organisasi. Dalam revitalisasi kepengurusan tersebut, Depidar SOKSI DKI Jakarta mengangkat dan menetapkan Mikael Mali sebagai Ketua Harian Depidar SOKSI DKI Jakarta untuk menggantikan Mahadi Nasution.

Mikael Mali saat ini adalah Caleg DPRD DKI Jakarta Partai Golkar nomor urut 7 dari Dapil Jakarta Utara-2 (Koja, Cilincing, Kelapa Gading, dan Kepulauan Seribu). Posisi Sekretaris Depidar DKI Jakarta tetap dijabat oleh Elfrans Golkari yang juga Wakil Ketua DPD Golkar DKI Jakarta.

Dikatakan Plt. Ketua Depidar SOKSI DKI Jakarta Erwin Ricardo, konsolidasi organisasi diawali dengan rapat pleno dan segera diikuti oleh revitalisasi kepengurusan dan konsolidasi di seluruh level organisasi, yakni Depidar/level Provinsi, Depicab/level Kota/Kabupaten), Depiancab (Dewan Pimpinan Anak Cabang/level Kecamatan), dan Depiran (Dewan Pimpinan Ranting/level Kelurahan dan Desa).

“Muara dari konsolidasi simultan ini adalah pemenangan Partai Golkar dan pemenangan Jokowi-Ma’ruf dalam Pemilu 2019,” pungkas Erwin Ricardo yang juga Wakil Ketua Umum Depinas SOKSI. 

Ali Wongso Sinaga menegaskan, konsolidasi organisasi dan revitalisasi kepengurusan pada seluruh level organisasi secara nasional, dilakukan dalam kerangka strategis menjaga eksistensi organisasi sebagai manifestasi dari kepatuhan melaksanakan seluruh Keputusan Munas X SOKSI Tahun 2017.

Dia menegaskan, dalam konteks momentum tahun politik, konsolidasi organisasi menjadi upaya kolektif keluarga besar SOKSI untuk memenangkan Golkar dan pasangan Jokowi-Ma’ruf dalam Pemilu 2019.

“Mengingat SOKSI merupakan kekuatan inti yang melahirkan Golkar, maka SOKSI harus selalu berada di garda terdepan untuk membesarkan Partai Golkar,” tandas Ali Wongso, satu dari empat terbaik Anggota DPR RI 2009-204 Terbaik pilihan Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia/Formappi.

Sedangkan Ketua Harian Depidar SOKSI DKI Jakarta, Mikael Mali memastikan pihaknya dalam hitungan hari segera menuntaskan revitalisasi kepengurusan Depidar DKI.

“Selain fokus pada pemenangan Golkar dan pemenangan Pak Jokowi, kepengurusan kami selanjutnya akan fokus pada penataan kaderisasi anggota mulai dari tingkat ranting. Kaderisasi adalah kunci eksistensi organisasi,” tegas Malik

--- Simon Leya

Komentar