Breaking News
  • Divestai Tuntas, Freeport Ganti Status Menjadi IUPK
  • IHSG menguat menyusul akumulasi beli investor asing
  • Jawa Barat diantisipasi dalam Pemilu 2019 karena miliki pemilih paling banyak
  • Libur Natal 2018, 71 Outlet BNI Tetap Beroperasi
  • Menperin: industri tak terdampak tsunami Selat Sunda

NASIONAL Letjen Doni Monardo: Mitigasi Bencana Ibarat Informasi Intelijen 10 Jan 2019 13:14

Article image
Letjen TNI Doni Monardo ketika dilantik Presiden Jokowi. (Foto: ist)
Doni berharap para pakar itu bisa memberikan gambaran perkiraan terkait potensi ancaman bencana di semua wilayah Indonesia.

JAKARTA, IndonesiaSatu.co -- Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Doni Monardo mengibaratkan mitigasi bencana seperti informasi intelijen saat berperang.

"Seperti kita kalau mau berperang, harus dapat informasi dari intelijen. Nah demikian juga dalam menghadapi bencana ini, yang tahu tentang potensi bencana adalah para pakar," ucap Doni usai serah terima jabatan di Graha BNPB, Jalan Pramuka, Jakarta Timur, Rabu (9/1/2019).

Doni berharap para pakar itu bisa memberikan gambaran perkiraan terkait potensi ancaman bencana di semua wilayah Indonesia. Dari situlah, menurut Doni, pencegahan dan penanggulangan bencana dapat dikategorisasi. Selain itu, dia ingin mengupayakan pelatihan sadar bencana bisa sampai ke masyarakat hingga ke tingkat RW.

"Nah kalau ini sudah berlangsung dengan baik, artinya apa? Kita sudah memiliki sebuah kesiapan yang baik dan masyarakat sudah semakin waspada bahwa di daerah mereka, mereka sudah tahu potensi ancaman, tsunami, gunung berapi, dan sebagainya," kata Doni.

Selain itu dia mengaku belum berdiskusi lebih dalam dengan jajaran BNPB mengenai perlengkapan apa saja yang dibutuhkan BNPB saat ini. Ke depan Doni mengaku baru bisa mengusulkan pada pemerintah tentang itu.

Seperti diketahui, Doni yang merupakan mantan Komandan Pasukan Pengaman Presiden (Danpaspampres) di era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dilantik sebagai Kepala BNPB. Doni dilantik oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Negara.

--- Redem Kono

Komentar