Breaking News
  • Defisit Lebih Rendah Dari Proyeksi APBN-P 2017
  • Menkeu: investasi tumbuh karena kepercayaan pelaku usaha
  • Penerimaan Bea Cukai hingga November Rp130,1 triliun
  • Presiden Jokowi setuju pendiri HMI jadi Pahlawan Nasional

INFRASTRUKTUR Menhub : Arus Logistik Harus Lebih Baik, Murah dan Cepat 22 Aug 2017 10:36

Article image
Menhub Budi Karya Sumadi di Pelabuhan Probolinggo dan Pelabuhan Sintete, di Pelabuhan Probolinggo pada Minggu (20/8). (Foto: ist)
Menhub mengharapkan kerja sama pemanfaatan tersebut paling sedikit dapat menurunkan biaya logistik sebesar 20% dan meningkatkan pengguna jasa pelabuhan sebesar 30%.

PROBOLINGGO, IndonesiaSatu.co -- Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi berharap arus logistik di pelabuhan harus bisa lebih baik,  murah dan cepat. Hal tersebut disampaikan usai menyaksikan penandatanganan kerja sama pemanfaatan barang milik negara pada Pelabuhan Probolinggo dan Pelabuhan Sintete, di Pelabuhan Probolinggo, Minggu (20/8/2017).

"Hari ini ada dua pelabuhan dari tiga puluh pelabuhan dan bandara yang kita serahterimakan untuk dikerjasamakan, bisa dengan BUMN (Badan Usaha Milik Negara), BUMD (Badan Usaha Milik Daerah) atau Swasta. Kita bisa pastikan ini akan lebih baik, lebih murah dan lebih cepat sehingga logistiknya lancar," jelasnya.

Dikutip dari rilis resmi Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Menhub menyatakan masih terdapat 28 pelabuhan dan bandara yang akan diserahterimakan kepada operator untuk dikerjasamakan. Hal ini bertujuan untuk mengurangi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) setiap tahunnya.

"Saya masih ada tugas lagi 28 pelabuhan dan bandara yang akan dikerjasamakan kepada operator BUMN, BUMD maupun swasta. Doakan proses ini bisa cepat selesai supaya APBN ringan karena nantinya kita (pemerintah) akan sebagai regulator dan operatornya adalah BUMN, BUMD dan swasta. Kita ingin sekali operator bekerja lebih baik karena kita akan memacu dengan suatu regulasi dan mereka yang laksanakan kegiatan," ujarnya.

Ke depan,  Menhub mengharapkan kerja sama pemanfaatan tersebut paling sedikit dapat menurunkan biaya logistik sebesar 20% dan meningkatkan pengguna jasa pelabuhan sebesar 30%.

--- Sandy Romualdus

Komentar