Breaking News

BERITA Menko Polhukam dan Mendagri Kunker ke Perbatasan RI-Timor Leste 19 Jun 2020 17:00

Article image
Menko Polhukam Mahfud MD dan Mendagri Tito Karnavian saat tiba di Bandara El Tari Kupang. (Foto: Humas BNPP)
"Agenda pertama Pak Mahfud dan Pak Tito bersama rombongan akan berkunjung ke PLBN Motaain,” ujar Diantoro.

KUPANG, IndonesiaSatu.co-- Menteri Koordinator (Menko) Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Polhukam) selaku Ketua Pengarah Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP), Mahfud MD, bersama dengan Menteri Dalam Negeri (Mmdagri), Tito Karnavian selaku Kepala BNPP, Kamis (18/6/20) dijadwalkan melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) Ayang berbatasan dengan Republik Demokratik Timor Leste (RDTL).

Menko Polhukam RI, Mahfud MD dan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian tiba di Bandara El Tari Kupang pukul 09.20 WITA, disambut oleh Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL), Wakil Gubernur NTT, Josef Nae Soi, Ketua DPRD Provinsi NTT, Emi Nomleni serta beberapa unsur Forkompinda.

Rombongan Menteri selanjutnya akan didampingi oleh Wagub Josef Nae Soi melakukan penerbangan ke Kabupaten Belu.

Pelaksana tugas (Plt.) Sekretaris BNPP, Suhajar Diantoro, menyampaikan bahwa kedua Menteri akan mengunjungi Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Motaain.

"Agenda pertama Pak Mahfud dan Pak Tito bersama rombongan akan berkunjung ke PLBN Motaain,” ujar Diantoro di Kantor BNPP, Jakarta Pusat.

Diantoro menerangkan bahwa dalam kunker perdana ke daerah perbatasan tersebut, kedua Menteri juga dijadwalkan akan menyerahkan bantuan berupa sembako kepada anggota PLBN Motaain dan menanam pohon di kawasan PLBN Motaain Wisma Negara, mengunjungi Istana Keuskupan Atambua, serta menemui Bupati Belu, Willybrodus Lay di Kantor Bupati.

Dalam kunjungan ke PLBN Motaain tersebut, Menko Mahfud dan Menteri Tito akan membahas Percepatan Pembangunan Ekonomi Kawasan Perbatasan Motaain.

"Pak Mahfud dan Pak Tito akan membahas Percepatan Pembangunan Ekonomi Kawasan Perbatasan Motaain," katanya.

Sebelumnya, Mendagri Tito selaku Kepala BNPP bersama dengan jajaran pejabat BNPP telah membahas kehendak Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk mengembangkan kawasan pendukung PLBN yang ada di perbatasan negara menjadi sentra ekonomi, industri, perdagangan yang bisa berpengaruh dan memberikan pengaruh kepada negara tetangga, khususnya kawasan pendukung PLBN Aruk, PLBN Motaain, dan PLBN Skouw.

--- Guche Montero

Komentar