Breaking News

PENDIDIKAN Pemprov NTT Beri Bantuan Beasiswa bagi Ratusan Mahasiswa Stikes dan Akper Maranatha 19 Sep 2019 17:48

Article image
Gubernur NTT, Viktor Laiskodat (tengah) saat berpose bersama para Dosen dan Tenaga Pengajar Stikes dan Akper Maranatha. (Foto: MedikaStar.com)
Bantuan beasiswa tersebut mencakup biaya kuliah sejak semester satu hingga selesai kuliah, juga biaya hidup bulanan sebesar Rp 1,5 juta per orang.

KOTA KUPANG, IndonesiaSatu.co-- Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (Pemprov NTT), Selasa (17/9/19) memberikan bantuan beasiswa bagi 157 mahasiswa Sekolah Tinggi Kesehatan (Stikes) Maranatha Kupang dan Akper Maranatha So'e.

Bantuan beasiswa tersebut mencakup biaya kuliah sejak semester satu hingga selesai kuliah, juga biaya hidup bulanan sebesar Rp 1,5 juta per orang.

Dilansir MedikaStar.com, Ketua Stikes Maranatha, Mery L.Fangidae Tumeluk mengatakan bahwa beasiswa tersebut memenuhi semua biaya perkuliahan selama para mahasiswa berkuliah sesuai permohonan yang diajukan pihak Stikes Maranatha kepada Gubernur Provinsi NTT, Viktor B. Laiskodat.

Bahkan rencananya, Stikes dan Akper Maranatha akan menjadi Sekolah Tinggi pilot project bagi peningkatan SDM Kesehatan di NTT oleh Pemerintah Provinsi NTT melalui Gubernur Provinsi NTT, Viktor B. Laiskodat.

“Kemarin sudah disepakati sebesar Rp 1,5 miliar untuk pembiayaan selama semester pertama. Biaya praktik lapangan yang akan dimulai pada semester 2 akan disesuaikan dengan kondisi ketika mereka hendak turun praktik. Sedangkan biaya hidup sebesar Rp 1,5 juta akan ditransfer ke rekening masing-masing mahasiswa,” terang Merry.

Merry atas nama seluruh keluarga besar Stikes Maranatha Kupang menyampaikan ucapan terima kasih atas bantuan yang diberikan oleh Gubernur Provinsi NTT bagi orang-orang kecil yang tidak mampu melalui Stikes Maranatha Kupang.

Pihaknya berjanji akan berusaha maksimal sehingga para mahasiswa yang memperoleh beasiswa tersebut dapat mengikuti proses perkualiahan hingga selesai tepat pada waktunya.

"Beasiswa ini merupakan tindak lanjut dari permohonan yang diajukan Stikes Maranatha pada akhir Juli lalu," lanjutnya.

Sebelumnya, Gubernur NTT, Viktor Laiskodat mengatakan bahwa sebagai bentuk dukungan untuk meningkatkan kualitas SDM, pihaknya akan memberikan beasiswa kepada putra-putri dari Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), khususnya anak-anak yang berada di pedalaman untuk melanjutkan pendidikan kesehatan di Stikes Maranatha Kupang dan Akper Maranatha So'e.

“Tolong supaya Stikes dan Akper Maranatha ini mencari anak-anak di kampung-kampung terpencil di TTS yang ingin melajutkan pendidikannya di Stikes dan Akper Maranatha untuk kita biayai. Tetapi syaratnya ialah setelah selesai pendidikan, anak-anak ini harus kembali ke kampung dan mengabdi di sana,” kata Viktor, Jumat (26/7/19) lalu.

Ketika Viktor Laiskodat menyetujui permohonan tersebut, cerita Merry, Stikes Maranatha segera menjaring anak-anak dari keluarga kurang mampu yang hendak melanjutkan pendidikannya.

Penjaringan dilakukan terutama di daerah-daerah pedalaman di Kabupaten TTS. Setelah dijaring, para calon mahasiswa ini mengikuti tes masuk Perguruan Tinggi, baik tes tertulis, wawancara serta tes kesehatan.

"Dari hasil tes tersebut, diperoleh 157 anak yang umumnya berasal dari daerah Amfoang dan Amanatun. Sebanyak 76 anak memilih Stikes Maranatha Kupang, sedangkan yang lain memilih Akper Maranatha So'e. Baik Stikes maupun Akper Maranatha akan mendapatkan beasiswa yang sama," simpul Merry.

 

--- Guche Montero

Komentar