Breaking News
  • Banjir landa 21 kelurahan di Tebing Tinggi
  • Imigrasi Ngurah Rai beri "exit pass" seminggu bagi wisman
  • Jokowi: Kawasan GBK Harus Jadi Ruang Publik Bagi Masyarakat
  • PVMBG: gas SO2 Gunung Agung menurun
  • Sebanyak 50 ton ikan Danau Maninjau mati

REGIONAL Pimpin Upacara HUT ke-18 Kabupaten Landak, Ini Pesan Gubernur Cornelius 13 Oct 2017 12:11

Article image
Gubernur Kalbar Cornelis saat memimpin upacara di Lapangan Kantor Bupati Landak, Kamis (12/10). (Foto: Humas Pemprov Kalbar)
Bupati Landak Karolin Margret Natasa mengatakan akan menjadikan hari ulang tahun ke-18 kabupaten itu sebagai tonggak dasar membangun generasi mendatang yang lebih baik.

LANDAK, IndonesiaSatu.co - Gubernur Kalimantan Barat, Cornelis didaulat menjadi Inspektur Upacara Peringatan HUT Pemerintahan Kabupaten Landak ke-18. Dalam pidatonya Cornelis meminta Aparatus Sipil Negara (ASN) Pemkab Landak untuk terus memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat.

“Saya berharap diusianya yang ke-18 tahun ini agar Aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten Landak dapat memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat, " kata Cornelis di Lapangan Kantor Bupati Landak, Kamis (12/10).

Hadir dalam upacara tersebut, Bupati Landak, Karolin Margaret Natasa beserta jajaran pimpinan SOPD Kalbar, SOPD Kabupaten Landak, TNI/Polri, ASN di lingkungan Pemda Kabupaten Landak, Pimpinan Ormas se Kabupaten Landak, Mahasiswa dan Pelajar, serta para tamu undangan.

Berbeda dari tahun sebelumnya, Peringatan HUT Pemkab Landak saat ini terbilang unik. Peserta upacara mengenakan pakaian adat dengan ciri khas masing-masing daerah dan suku. Hampir semua suku yang ada di Indonesia hadir menunjukan identitasnya pada hari jadi “Bumi Intan” itu.

Usai upacara para peserta upacara melakukan tradisi makan Paraje di Aula Kantor Bupati Landak serta pemotongan tumpeng dan peniupan lilin ulang tahun oleh Bupati Landak. Dalam kesempatan tersebut Cornelis juga mengatakan tantangan yang dihadapi saat ini jauh lebih berat dibandingkan ketika dia memimpin “Bumi Intan”  itu.

"Tantangan saat ini berbeda dengan zaman kami dulu, cyber, narkoba, ujaran kebencian itu. Zaman saya dulu belum ada internet, belum ada tower sehingga ruang informasi belum terbuka seperti saat ini," ujarnya seperti dikutip dari siaran pers Humas Pemprov Kalbar.

Cornelis menegaskan, pendidikan kesehatan, pangan,  dan lingkungan harus terus mendapat perhatian. "Lingkungan jangan sampai rusak,  terjadi kebakaran hutan,  penebangan,  tambang liar.  Sehingga, mengakibatkan hutan rusak dan kita tidak layak tinggal di daerah, "tegasnya.

Mantan Camat Menjalin ini mengingatkan untuk lebih bijak dalam menggunakan media informasi dan teknologi saat ini. "Hati-hati kalau menggunakan internet, barang itu fungsinya untuk membantu kita bekerja, mempermudah," paparanya.

Di usia ke-18 tahun ini, Cornelis berharap Pemerintah Daerah dapat meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. "Saya mengharapkan kita semua dengan berumur 18 tahun ini dapat meningkatkan Pelayanan kepada masyarakat menjadi semakin baik. Yang bidang pelayanan kesehatan, jangan begaya melayani orang sakit. Mental seperti itu harus diubah. Penyuluh Pertanian jangan tidur-tidur. Turun ke sawah, tanya dengan petani apa kendala yang dihadapi mereka," pungkasnya.

 

Tonggak Baru

Sementara itu Bupati Landak dr. Karolin Margret Natasa mengatakan, Pemerintah Kabupaten Landak Kalimantan Barat akan menjadikan hari ulang tahun ke-18 kabupaten itu sebagai tonggak dasar membangun generasi mendatang yang lebih baik.

"Kita tahu betul, anak-anak adalah generasi penerus yang menjadi harapan besar bagi kita untuk menjadikan daerah dan negara ini menjadi lebih baik. Untuk itu, pada HUT ke-18 Landak ini, kita akan memberikan perhatian utama pada anak-anak, sebagai aset besar bagi kita ke depan," kata  Karolin.

 

--- Very Herdiman

Komentar