Breaking News
  • Defisit Lebih Rendah Dari Proyeksi APBN-P 2017
  • Menkeu: investasi tumbuh karena kepercayaan pelaku usaha
  • Penerimaan Bea Cukai hingga November Rp130,1 triliun
  • Presiden Jokowi setuju pendiri HMI jadi Pahlawan Nasional

OLAHRAGA PT FMA Pegang Hak Eksklusif Lisensi Media Piala Dunia 2018 19 Oct 2017 19:50

Article image
Maskot Piala Dunia 2018. (Foto: FourFourTwo)
FMA mendapatkan hak eksklusif atas semua hak media, hak siar, dan hak komersial terkait, termasuk hak atas transmisi dan atau penyiaran di Indonesia dan kepulauannya.

JAKARTA, IndonesiaSatu.co - PT Futbal Momentum Asia (FMA) mengumumkan sukses meraih seluruh hak eksklusif lisensi media untuk Piala Dunia 2018 Rusia untuk wilayah Indonesia. Piala Dunia 2018 akan digelar pada 14 Juni hingga 15 Juli 2018.

Dengan perjanjian lisensi eksklusif ini, FMA merupakan pemegang lisensi teritorial resmi dengan hak untuk menjual sublisensi Piala Dunia Russia 2018 di wilayah Indonesia.

“Piala Dunia adalah acara sepakbola terbesar di dunia, tidak terkecuali bagi penggemar olahraga di Indonesia. Negara ini merupakan kandang bagi lebih dari 150 juta pecinta sepakbola. Kami bangga memiliki acara olahraga terbesar di dunia dalam portfolio kami dan tidak sabar untuk membawa Piala Dunia lebih dekat kepada para penggemar di seluruh Indonesia, mulai dari Sabang sampai Merauke melalui para sublisensi kami," ujar Senior Vice President FMA, Shanna Murady, melalui siaran pers, di Jakarta, Kamis (19/10/2017).

Dengan perjanjian ini, FMA mendapatkan hak eksklusif atas semua hak media, hak siar, dan hak komersial terkait, termasuk hak atas transmisi dan atau penyiaran di Indonesia dan kepulauannya, mencakupi spektrum yang lengkap dari platform media dan penyiaran.

Hak ini juga mencakup Free-To-Air TV, Pay-To-View, Satellite dan TV cable, Radio, Ponsel, Broadband, dan IPTV untuk semua pertandingan Piala Dunia, Piala Dunia Puteri U-17, dan Piala Dunia Puteri U-20.

“Tidak ada waktu yang lebih baik bagi penggemar sepak bola di Indonesia karena pembukaan Piala Dunia jatuh pada tanggal 14 Juni 2018, yang kemungkinan jatuh di hari yang sama dengan perayaan kepercayaan terbesar di Indonesia yaitu Idul Fitri,” tambah Shanna Murady.

Shanna mengatakan, perusahaan yang memiliki status sebagai pemegang sublisensi dapat meningkatkan pangsa pasar mereka dalam waktu yang sangat singkat untuk mengembangkan saluran penjualan tambahan dan menembus segmen pasar baru.

“Kami akan menjadikan Piala Dunia ini sebagai pesta sepak bola terbesar di Indonesia dan memastikan setiap sudut kepulauan Indonesia, termasuk desa-desa terpencil, mampu menikmati Piala Dunia 2018," katanya.

Vice Chairman FMA Mark Donnelly mengatakan, pihaknya optimistis dapat memanfaatkan momentum penting itu dan akan bekerja gigih untuk memberi kepuasan kepada masyarakat Indonesia.

“Kami yakin hal itu akan tercapai karena kami bekerja dengan gigih bersama para pemegang hak sublisensi media kami dalam memaksimalkan publisitas acara ini terhadap masyarakat Indonesia. Kami tidak sabar untuk mengumumkan kepada para penggemar di mana dan bagaimana mereka dapat menikmati Piala Dunia 208,” katanya.

Piala Dunia 2014 membuktikan Indonesia sebagai negara nomor 1 di dunia dengan rating tertinggi yang pernah ada, dengan rata-rata 120 – 150 juta penonton.

Mundur ke perhelatan piala dunia sebelumnya, lebih dari 195 juta penonton TV kumulatif ikut menyaksikan permainan yang mempertemukan Jerman dengan Argentina dalam laga final.

“FMA berharap rekor ini mampu dipecahkan pada tahun 2018 nanti,” pungkasnya.

--- Very Herdiman

Komentar