Breaking News

INTERNASIONAL Sabah Tetapkan Libur Natal 24 dan 25 Desember 13 Dec 2019 16:24

Article image
Kinabalu, ibu kota negara bagian Sabah. (Foto: alamy.com)
Sabah adalah negara bagian terbesar kedua di Malaysia dengan jumlah umat Kristen terbanyak, setelah Sarawak. Sekitar seperempat dari 3,9 juta penduduk Sabah beragama Kristen.

KINABALU, IndonesiaSatu.co -- Kepala Menteri Negara Bagian Sabah, Malaysia, mengumumkan tanggal 24 dan 25 Desember sebagai libur Natal untuk pertama kalinya.

Kepala Menteri Mohd Shafie Apdal seperti dilaporkan Tempo.co, mengatakan dia ingin agar warga Sabah, terutama mereka yang Nasrani, bisa menghabiskan waktu berkumpul bersama keluarga.

"Saya tahu orang-orang Sabah menikmati Natal. Saya tahu beberapa dari mereka harus kembali ke rumah pada Natal ini, beberapa tinggal di Tongod atau di daerah yang jauh," katanya, seperti dikutip Free Malaysia Today (13/12/2019).

"Beberapa harus menyetir hingga delapan jam untuk bersama keluarga mereka pada Natal ini. Jadi saya ingin mereka menikmati Natal lebih baik dari tahun ini," katanya dalam pidatonya di perayaan Natal Kota Kinabalu pada 12 Desember 2019.

"Saya bukan kepala menteri hanya untuk orang-orang Muslim, tetapi juga untuk orang-orang Kristen. Mereka juga memilih saya dalam pemilihan umum ke-14," kata Shafie.

Shafie mengatakan liburan Natal dua hari telah disetujui oleh Kabinet negara.

Sabah adalah negara bagian terbesar kedua di Malaysia dengan jumlah umat Kristen terbanyak, setelah Sarawak. Sekitar seperempat dari 3,9 juta penduduk Sabah beragama Kristen.

Ini adalah yang pertama kali liburan Natal berlangsung selama dua hari di Sabah, karena sebelumnya pemerintah hanya menetapkan libur Natal pada 25 Desember.

Sebelum tahun 1970-an, Sabah dulu memiliki dua hari sebagai hari libur, yakni libur Natal 25 Desember dan Hari Boxing pada 26 Desember.

--- Simon Leya

Komentar