Breaking News
  • Defisit Lebih Rendah Dari Proyeksi APBN-P 2017
  • Menkeu: investasi tumbuh karena kepercayaan pelaku usaha
  • Penerimaan Bea Cukai hingga November Rp130,1 triliun
  • Presiden Jokowi setuju pendiri HMI jadi Pahlawan Nasional

POLITIK SBY: Ada Kalanya Kita Menang, Ada Kalanya Kalah dan Memetik Hikmah 09 Sep 2017 16:54

Article image
Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono ketika menyampaikan pidato politiknya dalam HUT Partai Demokrat ke 16 di Cikeas, Kabupaten Bogor, Jabar, Sabtu (9/9/2017). (Foto: Demokrat.or.id)
SBY meminta para pemimpin dan jajaran pengurus Partai Demokrat seluruh Indonesia agar terus memberikan pemikiran dan tindakan nyata membantu rakyat dan mengawal pemerintah.

BOGOR, IndonesiaSatu.co - Partai Demokrat merayakan hari ulang tahun berdirinya partai tersebut, pada 9 Seperti 2001 lalu. Bertepatan dengan tanggal tersebut, Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) merayakan ulang tahun kelahirannya yang ke-68 tahun.

Peringatan HUT partai berlambang bintang segilima ini terbilang sederhana. Acara dilangsungkan di kediaman sang pendiri partai, di Puri Cikeas, Bogor, Jawa Barat.

Pada HUT PD yang ke-16 tersebut SBY menyampaikan pidato politiknya. Dalam pidato politiknya SBY menyampaikan sejarah terbentuknya Partai Demokrat yang ia dirikan bersama sejumlah sahabatnya di kediamannya, yang disebut SBY sebagai Rumah Perjuangan Cikeas.

SBY juga mengisahkan perjuangan Partai Demokrat yang telah mengikuti Pemilu 2004 dan Pemilu 2009. Dalam dua kali pemilu tersebut pada Pemilu 2009 Partai Demokrat keluar sebagai pemenangnya dengan raihan suara 21 persen lebih dan  SBY yang merupakan pendiri dan penggagas utama Partai Demokrat terpilih dua periode menjadi Presiden Republik Indonesia ke-6 (2004-2009 dan 2009-2014).

Namun pada pemilu 2014, Partai Demokrat harus legowo karena tidak menjadi pemenang pemilu. Dalam pemilu ini, PDI Perjuangan tampil sebagai pemenang pemilu dan menempatkan kadernya Joko Widodo sebagai Presiden ketujuh.

“Rangkaian peristiwa tadi baik suka maupun duka, pasang maupun surut menggambarkan jejak perjuangan politik kita yang tak pernah sepi dari berkah dan musibah, tantangan dan ujian. Ada kalanya kita menang, ada kalanya kita kalah dan memetik hikmah.Sometimes we win, sometimes we learn,” kata SBY berbijak.

Pada kesempatan itu, SBY juga menyatakan harapannya kepada bangsa dan pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla dan berbicara tentang permasalahan bangsa.

SBY menginstruksikan kader Partai Demokrat yang berada di eksekutif yaitu Gubernur, Bupati dan Walikota, atau para wakilnya agar melakukan upaya dan tindakan nyata di daerah masing-masing untuk mengatasi permasalahan besar rakyat.

Untuk kader partai yang menjadi legislatif baik DPR RI, maupun DPRD Provinsi, Kabupaten dan Kota, SBY meminta agar terus melakukan pengawasan yang kritis-konstruktif kepada pemerintah dan pemerintah daerah, sehingga kinerja dan capaian pemerintah semakin meningkat.

SBY juga meminta para pemimpin dan jajaran pengurus Partai Demokrat seluruh Indonesia agar terus memberikan pemikiran dan tindakan nyata, untuk membantu rakyat dan mengawal pemerintah.

SBY juga mengajak kader Demokrat untuk terus berbenah dan membangun diri sehingga Partai Demokrat tumbuh menjadi partai tengah yang modern, dan menjadi partai yang mencintai dan dicintai rakyat.

“Menyongsong pilkada serentak tahun 2018 dan Pemilu 2019, marilah kita berikhtiar dan berjuang sekuat tenaga  tentunya tetap dengan cara-cara berpolitik yang baik  agar partai kita berhasil dan menang serta memohon doa restu agar kader-kader diberikan kekuatan dan kemudahan untuk ikut mewujudkan Indonesia yang lebih baik, dan kehidupan rakyat yang makin adil dan makmur di masa depan,” ungkap Presiden RI ke-6 itu.

Selain pidato politik, acara tersebut juga disertai pemotongan tumpeng yang diberikan kepada Sekjen Partai Demokrat Dr Hinca IP Pandjaitan yang mewakili keluarga besar Partai Demokrat, dan Ibu Ani Yudhoyono, mewakili keluarga besar SBY.

Dalam kesempatan tersebut kader Partai Demokrat juga memberikan surprise kepada SBY berupa kue krim warna biru putih berukuran cukup besar bertuliskan “16 Tahun Partai Demokrat” dengan miniatur SBY dan Ibu Ani Yudhoyono.

Acara kemudian dilanjutkan dengan ramah tamah dan hiburan dengan seluruh kader Partai Demokrat sambil mencicipi panganan dan jajanan rakyat yang telah tersedia, di antaranya ketoprak, siomay, bakso, bubur ayam dan lainnya.

Hadir dalam acara tersebut para Pengurus Harian DPP PD dan Anggota DPR RI Fraksi Partai Demokrat serta seluruh kader dan simpatisan Partai Demokrat.

 

--- Very Herdiman

Komentar