Breaking News

INTERNASIONAL Siaga Menghadapi Topan Hagibis, Jepang Hentikan Layanan Transportasi 12 Oct 2019 14:27

Article image
Salah satu wilayah Jepang yang terkena badai. (Foto: getty image).
Topan Hagibis diperkirakan akan menimbulkan angin kencang dengan kecepatan di atas 220 kilometer per jam dan curah hujan terhebat di sejumlah wilayah Jepang.

TOKYO, IndonesiaSatu.co -- Layanan transportasi di Jepang, baik darat, laut, maupun udara dipastikan lumpuh menjelang datangnya Topan Hagibis, Sabtu (12/10/2019), di sejumlah wilayah, terutama di bagian Timur Jepang.

Seperti dilansir faz.net, Sabtu (12/10/2019), Topan Hagibis diperkirakan akan menimbulkan angin kencang dengan kecepatan di atas 220 kilometer per jam dan curah hujan terhebat di sejumlah wilayah Jepang,  Tokyo, Tokai, dan Kanto.

Badan Meteorologi Jepang mengumumkan Topan Hagibis kali ini bisa menjadi topan yang kekuatannya sekuat topan Kanogawa yang melanda Prefektur Shizouka dan wilayah Tokyo pada 1958.

Otoritas di Tokyo menyebutkan, perusahaan kereta JR Central membatalkan layanan kereta cepat Shinkansen antara Tokyo dan Nagoya mulai Sabtu pagi sebagai langkah siaga menghadapi Topan Hagibis.

Perusahaan JR East memutuskan untuk tidak mengoperasikan sejumlah jalur kereta lokal di Tokyo dan provinsi-provinsi sekitar serta juga Provinsi Shizuoka mulai pukul 9 pagi.

Demikian pula sebagian besar aktivitas operasional kereta antara stasiun Nagoya dan Shin-Osaka akan dihentikan.

Sedangkan perusahaan kereta JR West juga mengumumkan pembatalan sebagian operasi kereta cepat Shinkansen Sanyo.

Layanan kereta ditangguhkan mulai Sabtu tengah hari di jalur Tokyu, Odakyu, dan lainnya. Biro transportasi pemerintah Metropolitan Tokyo juga akan menghentikan operasi kereta bawah tanah di sejumlah jalur utama yang diperkirakan terdampak topan.

Sementara itu, maskapai-maskapai penerbangan di Jepang telah membatalkan lebih dari 1.600 penerbangan domestik hari ini akibat Topan Hagibis.

Maskapai Japan Airlines membatalkan 540 penerbangan di penjuru negeri, termasuk kebanyakan dari dan menuju bandara Haneda dan Narita.

Maskapai tersebut juga membatalkan 92 penerbangan internasional, terutama menuju dan dari bandara Haneda, Narita, Chubu, dan Kansai.

Sedangkan All Nippon Airways akan membatalkan 558 penerbangan. Ini termasuk semua penerbangan dari dan menuju bandara Haneda dan Narita.

Pembatalan penerbangan internasional mencakup di antaranya 131 penerbangan All Nippon Airways menuju dan dari bandara Haneda dan Narita.

Layanan transportasi akan dioperasikan kembali sepenuhnya setelah topan Hagibis berlalu.

--- Rikard Mosa Dhae