Breaking News

INTERNASIONAL Topan Hagibis Terjang Jepang, Dua Orang Tewas dan Sembilan Warga Hilang 13 Oct 2019 08:10

Article image
Banjir melanda wilayah Jepang akibat topan super Hagibis. (Foto: reuters/spiegel.de)
Pemerintah Jepang telah menghimbau warga untuk tetap waspada dan terus memperbarui informasi mengenai Topan Hagibis melalui jaringan media JMA.

TOKYO, IndonesiaSatu.co – Topan Hagibis akhirnya menerjang wilayah tengah dan timur Jepang pada Sabtu malam (12/10/2019) waktu setempat sesuai perkiraan dan menyebabkan dua orang tewas dan puluhan warga terluka, empat di antaranya dalam kondisi kritis. Sedikitnya sembilan orang lainnya dinyatakan hilang.

Seperti dilansir Spiegel Online, Minggu (13/10/2019), topan super yang membawa angin kencang dan hujan lebat tersebut menyebabkan banjir di sejumlah wilayah dengan ketinggian air yang bervariasi.

Badan Meteorologi Jepang (JMA) mengumumkan, Topan Hagibis menerjang Semenanjung Izu di Prefektur Shizuoka, tepat sebelum jam 7 malam waktu Jepang, Sabtu (12/10/2019).

Seperti diberitakan, Topan Hagibis diklasifikasikan sebagai salah satu topan "super" dan membawa hujan lebat dan angin ke wilayah Jepang bagian tengah dan timur.

Otoritas JMA juga telah mengeluarkan peringatan hujan deras bagi banyak wilayah di Jepang tengah dan timur.

Peringatan level tersebut merupakan yang tertinggi dalam skala lima tingkat badan cuaca dan meterologi tersebut.

Level lima berarti bencana mungkin sudah terjadi dan semua orang diserukan untuk berupaya melindungi diri dengan cara apapun.

Pemerintah Jepang juga telah menghimbau warga untuk tetap waspada dan terus memperbarui informasi mengenai topan Hagibis melalui jaringan media JMA.

Wilayah yang diberikan peringatan adalah Provinsi Shizuoka, Provinsi Kanagawa, Tokyo, Provinsi Saitama, Provinsi Gunma, Provinsi Yamanashi dan Provinsi Nagano.

Wilayah-wilayah tersebut mengalami hujan lebat parah dengan intensitas tinggi yang hanya sekali terjadi dalam beberapa dekade.

Topan Hagibis juga berpotensi menimbulkan bahaya tanah longsor di berbagai wilayah yang dilaluinya.

--- Rikard Mosa Dhae