Breaking News

REGIONAL Wabah DBD di Sikka Meningkat, Siswi SMA jadi Korban Meninggal Kesembilan 29 Feb 2020 07:59

Article image
Suasana duka menyelimuti keluarga korban Maria di RSUD TC. Hillers Maumere. (Foto: Kompas.com)
Maria Florida Lani Gigo tercatat menjadi korban kesembilan yang meninggal akibat wabah menular tersebut.

MAUMERE, IndonesiaSatu.co-- Wabah Demam Berdarah Dengue (DBD) terus meningkat signifikan di Maumere, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Maria Florida Lani Gigo (15 tahun), salah seorang siswi kelas X di salah satu SMA Negeri di Maumere, tercatat menjadi korban kesembilan yang meninggal akibat wabah menular tersebut.

Dilansir Kompas.com, Maria berasal dari Desa Parabubu, Kecamatan Mego, Kabupaten Sikka. Ia meninggal dunia di RSUD Tc. Hillers Maumere, pada Kamis (27/2/20) malam usai menjalani perawatan intensif.

Ayah kandung korban, Moses Noe menerangkan bahwa anaknya masuk rumah sakit pada rabu lalu, diantar oleh salah seorang teman kosnya.

“Pada saat saya ke sini, temannya sudah antar ke rumah sakit. Saya dapat informasi kemarin pukul 17.00,” ujar Moses di rumah sakit, Jumat (28/2/20).

Moses mengatakan, anaknya itu meninggal karena menderita DBD.

Sementara teman kos korban, Maria Yonina Ndau, menuturkan bahwa pada Senin lalu, Florida sempat pergi ke sekolah. Namun, di sekolah ia merasa demam dan izin pulang.

"Ketika saya pulang sekolah, saya cek badannya panas, mata dan telinga merah. Akhirnya kami antar dia ke rumah sakit pada Rabu sore. Kaget dia meninggal tadi malam," tutur Maria Yonina sedih bercampur haru.

Sebelumnya, wabah DBD juga merenggut nyawa bocah berusia 7 tahun asal Desa Watu Gong, Kecamatan Alok Timur, Kabupaten Sikka.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sikka, Petrus Herlemus mengatakan, bocah yang meninggal itu bernama Imelda Senhora Marin (7 tahun).

Bocah tersebut sempat menjalani perawatan (rawat inap, red) namun kemudian meninggal pada Kamis pukul 16.00 Wita.

--- Guche Montero

Komentar