OLAHRAGA Singkirkan Tim CWC, Tim KTRGM Mbuli Tatap Final Turnamen Voli Desa Liselowobora 23 Nov 2019 19:09
Berkat hasil ini, tim KTRGM Mbuli berhasil lolos ke partai final, menunggu pemenang antara Tim Tak Terduga versus Tim Kelisamba.
ENDE, IndonesiaSatu.co-- Babak semifinal Turnamen Bola Voli antar klub dalam rangka memperebutkan Piala bergilir Kepala Desa Liselowobora, Kecamatan Wolowaru, Kabupaten Ende, Sabtu (23/11/19), mempertemukan dua tim semifinalis; CWC volleyball club versus KTRGM Mbuli volleyball club.
Bertanding di lapangan bola voli Desa Liselowobora dan disaksikan ratusan penonton voli mania, kedua tim turun dengan skuat terbaik.
Tampil dengan kostum Biru langit, Tim CWC tampil apik sejak set pertama. Sebaliknya, tim KTRGM Mbuli yang tampil dengan kostum hitam kombinasi, mengimbangi ritme permainan dengan melakukan spike keras lewat pemain bernomor punggung 12, 8 dan 9.
Kejar-mengejar poin terjadi usai Technical Time Out (TTO) pertama dalam kedudukan 8-5 untuk keunggulan tim KTRGM Mbuli.
Lewat permainan apik dan terkoordinasi, tim KTRGM Mbuli mampu memperlebar keunggulan menjadi 14-6 sebelum dihentikan oleh satu spike keras dari pemain nomor 3 CWC.
Tim CWC terus mengejar ketertinggalan hingga selisih poin menjadi 13-14. Namun, tim KTRGM Mbuli mampu menambah dua poin sebelum TTO kedua dalam kedudukan 16-13.
Selanjutnya, kedua tim saling berbalasan spike dan kejar-mengejar poin hingga kedudukan 23-24. Match point untuk tim KTRGM Mbuli. Sebuah spike yang cerdik dari pemain nomor punggung 8 menutup set pertama untuk keunggulan 1-0 tim KTRGM Mbuli.
Dalam situasi tertinggal, tim CWC mencoba bangkit pada set kedua. Namun, tim KTRGM Mbuli terus menempel ketat perolehan poin hingga TTO pertama dalam kedudukan 8-7.
Sempat unggul, 14-12, tim CWC membuang peluang saat service pemain nomor punggung 2 keluar lapangan. Tim KTRGM Mbuli terus mengumpulkan poin lewat spike-spike keras dan gerak tipuan sang tosser yang tampil apik.
Tim KTRGM Mbuli sempat unggul 20-14 sebelum spike nomor 3 mampu dibendung pemain CWC. Tim CWC berhasil menambah poin hingga kedudukan 19-20 sebelum dihentikan sebuah spike straight dari nomor 8.
Terus menjaga keunggulan, tim KTRGM Mbuli berhasil menutup set kedua dengan poin akhir 25-21.
Memasuki set ketiga, belum terlihat pergantian pemain dari kedua tim. Pertandingan kembali berlangsung sengit pada set ketiga.
Tanpa meremehkan lawan, tim KTRGM Mbuli tampil all out pada set ini. Usai tertinggal pada TTO pertama dalam kedudukan 6-8, tim KTRGM Mbuli kembali tampil apik dengan spike-spike keras yang tidak mampu dibendung para pemain CWC yang mulai kurang terkoordinasi menjaga pertahanan.
Tim KTRGM Mbuli kembali unggul jauh sebelum TTO kedua dengan perolehan poin 16-9. Sebaliknya, tim CWC hanya mampu menambah beberapa poin hingga match point dalam kedudukan 24-15.
Membuang satu peluang, tim KTRGM Mbuli menutup set ketiga lewat satu spike menyilang dari pemain nomor 1 hingga set ketiga berakhir dengan kedudukan 25-16.
Adapun wasit utama dalam pertandingan ini yakni Budi dibantu empat hakim garis yalni Ricky, Even, Hendro dan Yos.
Berkat hasil ini, tim KTRGM Mbuli berhasil lolos ke partai final.
Sementara satu tiket final lain akan diperebutkan oleh kedua tim semifinalis yakni Tim Tak Terduga versus Tim Kelisamba yang akan berlangsung Minggu (24/11/19).
Antusiasme Penonton Meningkat
Usai pertandingan, Kepala Desa Liselowobora, Maria Oliva mengaku bahwa sejak babak penyisihan turnamen yang melibatkan 20 tim, antusiasme penonton terus meningkat.
"Turnamen ini sebuah terobosan baru di desa ini. Meski ada turnamen lain (Dandim Cup) yang digelar di Wolowaru, namun para penonton voli terus meningkat. Kami bangga karena berani menyelenggarakan event ini meski masih dalam level antar klub," ungkapnya.
Kades perempuan yang dikenal visioner ini mengatakan bahwa event tersebut sebagai salah satu cara mendekatkan olahraga dengan masyarakat dan kaum muda.
"Semua orang yang datang menyaksikan pertandingan tidak lagi memandang perbedaan. Semua tentu akan menikmati pertandingan. Demikian pula para pemain, official tim diharapkan tetap menjunjung tinggi sportifitas; siap menang sekaligus siap kalah. Mari tetap menjalin ruang silaturahmi lewat olahraga," harapnya.
--- Guche Montero
Komentar